Voxday

Arab Saudi Tangguhkan Visa Umrah, Biro Umrah Di Sulut Tetap Optimis

Keputusan Pemerintah Arab Saudi untuk menangguhkan visa umrah dan wisata ke negara tersebut pada Kamis (27/2) mengagetkan banyak pihak, terutama penyelenggara dan travel. Penangguhan tersebut dilakukan mengingat penyebaran wabah Corona semakin meluas.

Kementrian Luar Negeri dalam rilis resminya juga telah menghimbau agar WNI yang memiliki rencana melakukan perjalanan ke Arab Saudi untuk mengatur kembali jadwal keberangkatannya.

Syam Resfriadi, ketua Umum Sarikat Penyelenggara Haji Umrah Indonesia (SAPUHI) dalam rilisnya juga menyatakan bahwa jika keputusan ini final dan melarang aktivitas umrah disana, maka pihaknya yang akan paling dirugikan. Hal tersebut cukup beralasan, mengingat jumlah Jemaah umrah dari Indonesia mencapai 110 ribu per bulannya atau 1 juta lebih dalam setahun.

Namun, Nasri Pasarana dari Biro Umroh Aroffahmina Manado masih sangat optimis. Karena menurutnya pasti akan segera ada solusi dari penundaan ini dan jamaah dapat segera di berangkatkan. Nasri juga optimis bahwa akan ada kemudahan-kemudahan yang diberikan pihak Pemerintah Arab Saudi dan maskapai bagi jamaah yang akan berangkat. Selain itu, pemerintah juga pasti akan memfasilitasi jamaah yang saat ini berdampak dari penghentian sementara ini.

Biro Umroh Arofahmina sendiri dalam waktu dekat ada 2 rencana perjalanan umrah, yakni di tanggal 9 Maret dan 16 Maret. Nasri sendiri menuturkan bahwa tidak ada kepanikan di kalangan calon jamaah, karena kebijakan ini diambil dengan mempertimbangkan kepentingan yang lebih besar dan kepentingan semua pihak, termasuk jamaah. Dirinya pun menuturkan bahwa Biro Tour Arrofahmina masih tetap beroperasi seperti biasanya dan tetap melayani jamaah dengan berbagi kegiatan.

You may also like

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in Voxday