Voxday

Diskriminasi ODP lagi-lagi Terjadi di Desa Ranaan Lama Sulut

Diskriminasi terhadap ODP lagi-lagi terjadi di Desa Raanan Lama, kecamatan Motoling, kabupten Minahasa Selatan (Minsel) Sulawesi Utara (Sulut). Hal ini dikabarkan Dewa (nama samaran) salah satu warga pada voxdoc.id ketika merespons berita serupa yang kami publikasikan, Sabtu (18/4).

Dewa mengungkapkan, di kampung sebelahnya, yaitu di Raanan Lama, ada tindakan diskriminasi ODP. Masyarakat setempat melakukan pemaksaan terhadap ODP untuk isolasi diri di hutan.

Ada dua ODP, pertama mahasiswa dari Bali yang merupakan saudara Dewa dan yang kedua adalah pelajar sekolah Alkitab di Batu Malang. Menurut penuturan Dewa, mereka baru saja pulang di kampung tersebut.

“Pertama, dia pulang kampung dari Bali. Nah terus masyarakat yang saya lihat mereka yang suruh jangan tinggal di pemukiman, apalagi datangnya dari Bali,” kata Dewa yang juga menerangkan bahwa saudaranya sampai sejauh ini masih sehat-sehat dan tidak memiliki gejala.

Sedangkan ODP kedua, lanjut Dewa, dia sekolah Alkitab di batu Malang, yang mungkin ikut PKL di Jakarta.

“Saya dengar katanya jangan tinggal di kampung, kalo sudah 14 hari baru boleh”. Didengarnya dari cerita mulut ke mulut antar warga.

“Sekarang dua orang itu nda dikasih tinggal di pemukiman penduduk. Dari minggu lalu, pokoknya baru mau jalan dua minggu” tambahnya.

Karena diusir, kata Dewa, kedua ODP tersebut mengasingkan diri. Yang satu tinggal di pondok di kebun, sementara yang kedua tinggal di kebun dengan fasilitas seadanya.

“Keluarganya yang bawa makan dan kebutuhan lain. Keluarga mereka yang ada di kampung,” tuturnya

Di situasi ini, rasa kemanusiaan kita benar-benar diuji. Dewa menanggapi, bahwa rasa takut terjangkit memanglah alamiah, namun tak perlu bertindak berlebihan apalagi sampai mendiskriminasi, karena meski begitu mereka berdua masih ODP yang hanya perlu karantina mandiri di rumah mereka masing-masing. Imbauan jaga jarak fisik, selalu memperhatikan kebersihan, dan menjaga imun, setidaknya cukup untuk mengurangi resiko terjangkit.

Rio S. Fabanyo
Makhluk entah-berentah yang ingin berdamai pada dirinya sendiri

You may also like

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in Voxday